Restore MSSQL server database di ubuntu

ringkasnya ini dimaksudkan untuk merestore database yg dikirimkan dari simda (mssql2000) lanjutkan upgrade oleh mssql2008 dan agar dapat digunakan lebih lanjut oleh mssql2012 di ubuntu.

1. sudo mkdir -p /var/opt/mssql/backup

2. sudo mv /home/user/usersdb_erp_bc.bak /var/opt/mssql/backup/

3. sqlcmd -S localhost -U SA

1> RESTORE FILELISTONLY from DISK = ‘/var/opt/mssql/backup/usersdb_erp_bc.bak’
2> GO

didapatkan logical name database dimaksud

  • UsersDB_ERP_QL
  • UsersDB_ERP_Log

perintah restore sbb :

1> RESTORE DATABASE UsersDB_ERP_BC
2> FROM DISK = ‘/var/opt/mssql/backup/usersdb_erp_bc.bak’
3> WITH MOVE ‘UsersDB_ERP_QL’ TO ‘/var/opt/mssql/data/UsersDB_ERP.mdf’,
4> MOVE ‘UsersDB_ERP_QL_log’ TO ‘/var/opt/mssql/data/UsersDB_ERP.ldf’
5> GO

selamat mencoba

sumber : https://medium.com/@amalrikmaia/how-to-restore-a-sql-server-database-on-ubuntu-437882a134bf

Setting .htaccess di Centos 7

Menggunakan file .htaccess untuk melakukan penyesuaian konfig pada httpd/web server bisa memudahkan admin karena bisa ditempatkan pada folder yang sama dengan folder dimana web nya diletakkan, kadangkala konfigurasinya menyulitkan bila belum memahami dasarnya.

Secara sederhana beberapa tahapan konfigurasi agar .htaccess dapat digunakan adalah sebagai berikut :

  • yakinkan httpd server dan mod_rewrite sudah terpasang dan aktif, yum install httpd
  • cek mod_rewrite apakah sudah enable, dengan : httpd -M
  • sesuaikan /etc/httpd/conf/httpd.conf pada baris :
. . .
<Directory /var/www/html>
. . .
AllowOverride All
. . .
</Directory>
. . .
  • systemctl restart httpd
  • silakan membuat file .htaccess yang akan digunakan.

Selamat mencoba..DWYOR

sumber : https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-set-up-mod_rewrite-for-apache-on-centos-7

Ketika membuat CT centos7 baru di proxmox 5.2-1 dengan template lxc sudah selesai, lanjut dengan boot mesin, pindah ke console untuk login root…

lho?..koq root login failed?..padahal password root sudah benar sesuai dengan konfigurasi awal ketika CT dibuat.

setelah kesana-kesini browsing, ternyata menemukan di link :https://askubuntu.com/questions/1121927/cant-login-and-no-password-prompt-when-trying-to-login-as-root-on-console-on-ub

lakukan editing pada file /etc/securetty dan tambahkan baris pts/0 dibaris paling akhir.

pertanyaannya : kan login root gak bisa…gimana bisa edit file di /etc/?

caranya sebagai berikut :

  1. sorot nama server proxmox nya dan klik shell, sehingga muncul console server proxmox ybs.
  2. ketik : pct enter id-mesin-ct, misal : pct enter 101 (enter)
  3. setelah berhasil masuk mesin ct nya, silakan edit dengan vi/vim file /etc/securetty dan tambahkan diakhir barisnya : pts/0
  4. reboot ct dan silakan coba login ulang root.

selamat mencoba! DWOYR

Sebuah catatan untuk mengingatkan ketika instalasi aplikasi SMEP :

  1. baris $config[‘index_page’] = ‘index.php’ pada file application/config/config.php bila dihilangkan bisa menyebabkan error 404.
  2. error “mysqli::real_connect(): Headers and client library minor version mismatch. Headers:50560 Library:100038” dikarenakan beda versi library php dan mariadb, kurang instalasi driver php mysql dan diatasi dengan “yum install php56w-mysqlnd”.
  3. problem .htaccess, perbaiki /etc/httpd/conf/httpd.conf pada baris :
<Directory /var/www/html>
...
 AllowOverride All
. . .
</Directory>

ubah dari None menjadi All

sumber :

(https://stackoverflow.com/questions/10759334/headers-and-client-library-minor-version-mismatch)

(https://staff.blog.ui.ac.id/jefri.p/2014/04/error-mysql-mysql_connect-headers-and-client-library-minor-version-mismatch/)

(https://mariadb.com/kb/en/library/installation-issues-with-php5/)

(https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-set-up-mod_rewrite-for-apache-on-centos-7)

Let’s Encrypt Gagal Re-new

Hari ini dapat warning ssl dari web server yang ternyata berakhir pada 31 Maret per tanggal 1 April otomatis web spse tidak dapat diakses karena ssl expired.

Cek ke dalam console dan coba update manual :

# ./letsencrypt-auto –apache -d lpse.namakab.go.id
Traceback (most recent call last):
File “/tmp/tmp.FTczzoL1tn/fetch.py”, line 28, in
from urllib.request import build_opener, HTTPHandler, HTTPSHandler
ImportError: No module named request
WARNING: unable to check for updates.
Traceback (most recent call last):
File “”, line 16, in
File “/usr/lib64/python2.7/distutils/version.py”, line 140, in cmp
compare = cmp(self.version, other.version)
AttributeError: StrictVersion instance has no attribute ‘version’

Gagal Son!….

Dicoba reinstal let’s encrypt..masih sama…untuk mengatasi secara cepat, terpaksa kembali ke http dulu..dan off kan ssl nya…hedeh!

Setelah keluyuran ke mbah google, ada tuts yang menyarankan begini :

1. enable software collection (SCL) – saya pake centos 6 ya…

yum install centos-release-SCL

2. install python 2.7 dan scl utils :

yum update

yum install scl-utils python27 python27-scldevel

3. enable python 2.7 for bash

scl enable python27 bash

4. jalankan ulang let’s encrypt

./letsencrypt-auto –verbose

alhamdulillah ssl is back!

sumber :
(https://github.com/certbot/certbot/issues/1106)

catatan tambahan :

edit file : /usr/local/letsencrypt/letsencrypt-auto-source/pieces/fetch.py cari dan ubah baris “urllib.request import build_opener, HTTPHandler, HTTPSHandle…” menjadi “urllib import build_opener, HTTPHandler, HTTPSHandler…”

ujicoba menjalankan “./certbot-auto renew –dry-run –apache” semoga tidak ada error lanjutan.

Cisco AP1832I as standalone AP

Lebih dari 1 minggu waktu yang diperlukan untuk memahami cisco AP eks. wi**.id ini agar bisa berjalan standalone tanpa mencari CAPWAP controller-nya, keluar masuk console putty tetap aja macet…

Ternyata di forum komunitas cisco ada masalah sejenis : https://community.cisco.com/t5/wireless-and-mobility/ap-1832i-as-standalone/td-p/3395523 yang berstatus solved, dicoba menelusuri cara penyelesaiannya satu persatu :

  1. dalam posisi console cable dan putty sudah tersambung, tftpd dan dhcp sudah memberikan ip address ke AP.
  2. login dengan default user/password Cisco, jalankan perintah : enable
  3. AP# show version (gunakan untuk mencari versi ios yang sedang berjalan)
  4. AP# ap-type mobility-express tftp://10.18.22.34/AIR-AP1830-K9-8.5.140.0.tar

tunggu sampai proses unduh dan reboot selesai.

Untuk detail konfigurasi CLI nya bisa merujuk kesini :

https://www.cisco.com/c/en/us/td/docs/wireless/controller/technotes/8-3/b_Cisco_Mobility_Express_Deployment_Guide/b_Cisco_Mobility_Express_Deployment_Guide_chapter_010.html#concept_FF64C80CCEDC4AF88631C734364BBB0F

Setelah controller di setting management ip nya, konfigurasi dapat dilanjutkan dalam mode GUI / web browser pada alamat https://ip_management_ap/

Dicatat, biar tidak hilang…silakan mencoba bagi yang butuh..DWYOR!

Sumber :(https://www.cisco.com/c/en/us/td/docs/wireless/controller/technotes/8-3/b_Cisco_Mobility_Express_Deployment_Guide/b_Cisco_Mobility_Express_Deployment_Guide_chapter_010.html)

http basic authentication

kadang diperlukan memberi batasan agar user tidak bisa mengakses folder tertentu pada halaman web kita dengan memberikan auth berupa user dan password, berikut caranya (base on centos6) :

nano /etc/httpd/conf.d/folder-pribadi.conf

# create new
<Directory /var/www/html/folder-pribadi>
    AuthType Basic
    AuthName “Basic Authentication”
    AuthUserFile /etc/httpd/conf/.htpasswd
    require valid-user
</Directory>

htpasswd -c /etc/httpd/conf/.htpasswd admin

isikan password untuk user : admin

mkdir /var/www/html/folder-pribadi

nano /var/www/html/folder-pribadi/index.html

# create a test page

<html>
<body>
<div style="width: 100%; font-size: 40px; font-weight: bold; text-align: center;">
Test Page for Basic Auth
</div>
</body>
</html>

service httpd restart

buka browser, http://namaserver.domain/folder-pribadi/ seharusnya halaman auth sudah muncul menanyakan user dan password.

selamat mencoba..DWYOR!

sumber : https://www.server-world.info/en/note?os=CentOS_6&p=httpd&f=27

Install SPSE v4.3 di server centos 7 baru sudah selesai, aplikasi juga sudah running dengan baik, pas dicoba login ppe..ternyata captcha tidak muncul, browsing kesini : https://faq.lpse.or.id/content/1/23/id/mengatasi-kode-keamanan-yang-tidak-muncul-di-spse.html, dicoba lah sesuai petunjuk bro danang yang ada disitu, dan reboot server…ternyata masih sama..captcha tetap tidak nongol.

Kontak om wid, karena sebelum ini pernah juga menemukan kasus sejenis, tapi dengan os debian..disarankan pake : apt-get install fontconfig &&
dpkg-reconfigure fontconfig-config (bila di debian).

Saya coba aja dengan : yum install fontconfig dan taraaaaa…ternyata berhasil!

terima kasih u/ bro danang dan om wid…yang mau coba, silakan & DWYOR! ya…

Dicatat disini aja biar tidak lupa caranya :

Defaultnya normal user yang di create pada synology tidak memiliki hak ssh, biarpun pada control panel nya di menu terminal & snmp service ssh nya sudah di enable dan menu file service – rsync sudah juga di enable dan juga menu user – advanced ‘enable user home service sudah dicontreng…karena synology secara default hanya mengijinkan akses ssh pada user group administrators.

Cara mudah mengaktifkan ssh untuk normal user adalah dengan mengubah /etc/passwd pada user ybs dari /sbin/nologin ke /bin/sh, masalahnya ketika synology reboot, maka akan dikembalikan ke default nya /sbin/nologin oleh system.

Untuk mengotomatiskan perubahan hak akses ssh normal user /etc/passwd ke /bin/sh, dilakukan langkah berikut :
1. login admin via ssh ke synology dan sudo su – untuk mendapatkan akses root
2. touch /var/services/homes/admin/script/allow_ssh.sh dan vim
3. masukan skrip dan save berikut :

#!/bin/bash

# Change the Login Shell for User “serverbackup” to /bin/sh
/usr/bin/awk -i inplace -F: ‘BEGIN{OFS=”:”}/^serverbackup\:/{gsub(/.*/,”/bin/sh”,$7)}1’ /etc/passwd

4. login ke control panel synology – schedule task – create triggered task dan pilih auser defined script, atur agar auto boot-up
5. silakan restart synology dan coba login ulang via ssh menggunakan normal user.

terima kasih u/ om arif, sudah dibolehkan testing config di synology server nya… 🙂

(https://andidittrich.de/2016/03/howto-re-enable-scpssh-login-on-synology-dsm-6-0-for-non-admin-users.html
https://superuser.com/questions/1102689/how-to-connect-to-synology-disktation-as-a-normal-user-no-root-without-gui-us)

DOS to Unix Text Converter

Tuts ini ditulis untuk pengingat bahwa pernah menemukan masalah seperti ini dan cukup menyita waktu untuk mencari penyelesaiannya.

Kronologisnya sebagai berikut : kompilasi serta membuat dan copy-paste skrip restore_db.sh dari beberapa sumber pada text editor (notepad/edit+) dan di scp kan ke server linux, setelah chmod +x restore_db.sh lalu diujicoba jalankan ternyata muncul error :

padahal isi skrip sudah dicoba dan bisa dijalankan baris-per-baris…jadi gimana dong?

Ternyata setelah di cek dengan editor nano, di bagian bawah editor nano ada keterangan :

Dari hasil konsultasi dengan ‘mbah’ diberikan petunjuk untuk menginstall paket dos2unix atau secara manual mengkonversi format text dari dos ke unix nya menggunakan ‘vi editor’, begini caranya :
1. vi restore_db.sh
2. tekan ‘esc’
3. :set fileformat=unix

4. :x!

Silakan dicoba jalankan ulang restore_db.sh, semoga sukses!…& DWYOR ya…

(Referensi : https://superuser.com/questions/156516/is-there-a-bash-command-to-convert-r-n-to-n)