Archive for the ‘ Linux Server ’ Category

ini akibat kurang baca aja sih, ketika extend logical volume pada centos7 lalu sampai pada langkah terakhir : resize2fs /dev/root_vg/root dan muncul error ‘bad magic number’.

ternyata centos7 default nya menggunakan xfs bukan ext4…sehingga perintah harus disesuaikan menjadi :

xfs_growfs /dev/root_vg/root

demikian saja catatan senja ini...

Masalah kecil tapi bikin gak nyenyak tidur ketika jam server tidak sinkron dan mengakibatkan SPSE down dan sulit up karena selisih dengan jam dunia, secara ringkas cara mensinkronisasi sebagai berikut :

  1. yum install ntp, kemudian sesuaikan /etc/ntp.conf pada bagian ‘server ….’ / referensi ntp server yang akan digunakan atau biarkan default kalo tidak mau report dan ‘restrict …’ / ini sebaiknya diatur agar hanya melayani lan atau ip server terbatas / jaringan lokal. enable dengan ‘systemctl enable ntpd’ dan start dengan ‘systemctl start ntpd’
  2. yum install chrony, systemctl enable chronyd dan systemctl start chronyd
  3. terakhir cek dengan timedatectl : ntp enabled dan ntp sync = yes

Selamat mencoba, DWYOR! ya..

Menyesuaikan size hdd / resize hdd vps yang menggunakan centos 7 linux.

disclaimer : ini bisa menyebabkan terhapusnya data anda, buatkan backup sebelum menjalankan perintah sesuai tutorial.

Resizing The VM Disk Size For CentOS 7 (nagios.com)

Menambah HDD Baru LVM

Ketika kehabisan space hdd proxmox, di mode lvm sangat mudah untuk dilakukan, beberapa step sbb:

  1. cek hdd yang baru dipasang dg : fdisk -l
  2. masukan hdd baru tsb ke pool pv (fisik volume) lvm : pvs dan pvcreate /dev/sda atau /dev/sda1, sesuaikan dg hdd hasil pembacaan fdisk
  3. masukan pv ke vg (group volume) : vgs dan vgextend pve /dev/sda atau /dev/sda1
  4. tambahkan vg ke lv (logical volume) yang akan ditambahkan space nya : lvs dan
  5. lvm lvextend -l +100%FREE /dev/pve/data

Sumber :

https://www.cyberciti.biz/faq/howto-add-disk-to-lvm-volume-on-linux-to-increase-size-of-pool/

FreeNAS Gagal Boot / Disk

Dalam kasus freenas yang menggunakan flashdisk usb sebagai boot os nya (versi 9.12) terjadi gagal boot usb tsb sehingga tidak masuk ke system/manajemen freenas.

Bila hal ini terjadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan akan hilangnya data pada harddisk penyimpanan, dikarena freenas yang baru di install bisa dengan mudah membaca hdd yang ada selama tidak rusak/bad.

Langkah untuk mengenalkan pool hdd freenas lama ke os freenas baru sebagai berikut :

zpool import

apakah muncul list nama pool? bila tidak, maka bisa dicek hdd exist dengan :

zpool list

atau

zdb -l /dev/ada0p0..ada1p2

lalu

zpool export nas-hdd1

ulangi zpool import dan lanjutkan dengan :

 zpool import -f nas-hdd1

lalu df -h attau fdisk -l untuk memastikan pool hdd sudah dibaca oleh freenas baru.

DWYOR

sumber :

https://www.linuxquestions.org/questions/linux-server-73/zpool-import-pool-with-that-name-is-already-created-imported-4175492308/

https://linustechtips.com/topic/1267110-import-hdd-to-freenas-without-losing-data/

https://www.truenas.com/community/threads/help-with-screwed-up-zpool.71049/

Urusan gampang2 susah, kebutuhannya adalah agar VM didalam proxmox bisa langsung mengakses ke fisik harddisk yang terpasang di proxmox, misal sdb sdc dst.

Kenapa begitu? karena sy rencana menginstall NAS didalam proxmox, os di RAW file dan hdd data nya tidak dicreate di RAW file, tapi langsung save ke sdb dan sdc.

langkah-langkah nya sebagai berikut :

  • cek fisikal uuid hdd yang terpasang pada fisik proxmox
lsblk |awk 'NR==1{print $0" DEVICE-ID(S)"}NR>1{dev=$1;printf $0" ";system("find /dev/disk/by-id -lname \"*"dev"\" -printf \" %p\"");print "";}'|grep -v -E 'part|lvm'
  • tambahkan uuid hdd yang diinginkan
qm  set  {vm-id}  -{device-port}  /dev/disk/by-id/{uuid-hdd} 

contoh :
qm set 100 -scsi0 /dev/disk/by-id/ata-ST3000DM001-1CH166_Z1F41BLC

start VM dan cek apakah hdd fisik yang baru ditambahkan sudah berhasil dibaca.. DWYOR!

sumber :

https://pve.proxmox.com/mediawiki/index.php?title=Passthrough_Physical_Disk_to_Virtual_Machine_(VM)&oldid=10930

Proxmox Physical Disk to VM – Only 2 Commands!

Menambah HDD Baru Proxmox LVM

Dalam kasus proxmox kehabisan space hdd di pve-data nya, sehingga diperlukan menambah hdd fisik baru mode lvm ke volume grup pve, sehingga pve-data akan menjadi resize pve-data lama + space hdd baru tanpa mengutak atik konfigurasi maupun instal dan remove vm dan ct yang sedang berjalan.

Tuts nya ada disini :

https://www.cyberciti.biz/faq/howto-add-disk-to-lvm-volume-on-linux-to-increase-size-of-pool/

Selamat mencoba dan DWYOR!

MySQL Restart Failed

Akibat server gagal boot dan tidak ada backup CT didalam proxmox, terpaksa file raw CT di copy manual ke server proxmox lain dan create ulang mesin CT dengan file raw tsb.

Kendala muncul ketika service mysqld komplain dan tidak bisa diaktifkan, dicoba dengan perintah : su mysql mysqld, muncul error sebagai berikut :

/usr/sbin/mysqld: File ‘/big/0/mysql/log/mysql/mysql-bin.index’ not found (Errcode: 13)

dari hasil google ke link berikut :

https://forums.mysql.com/read.php?26,422220,422220

dapat petunjuk bahwa priviliges folder-folder yang terkait dengan mysql server harus dicek ulang dan di chown agar dibawah user mysql.

Setelah mengikuti tuts diatas, alhamdulillah service mysql berjaln normal kembali.

Semoga bermanfaat, DWYOR!

Menyelamatkan Data LVM

Server IBM dengan 2x hdd konfigurasi hw raid1 (mirror) tiba2 gagal up, dengan status error BOARD.

Sementara hdd ‘diamankan’ dengan rencana menyalin vm pada hdd tersebut ke proxmox lain, setelah dipasang ke usb to sata ternyata dibaca sebagai sda1 sda2 sda3 dengan partisi LVM, setelah google didapatkan tuts yang cukup jelas cara mount hdd lvm :

https://www.cyberciti.biz/faq/linux-mount-an-lvm-volume-partition-command/

semoga bermanfaat..DWYOR!

Menyelamatkan data HDD Raid

Kasus yang terjadi adalah koidnya mobo server etna yang terkonfigurasi 4 hdd data mode raid10 + os proxmox pada ssd terpisah.

Ada penting data vm di hdd yang harus diselamatkan, dan diharapkan bisa di restore ke proxmox lainnya yang masih beroperasi normal.

dari url ini : https://serverfault.com/questions/383362/mount-unknown-filesystem-type-linux-raid-member, dapat sedikit petunjuk bahwa hdd raid seharusnya dipasang bersamaan dan dideteksi sebagai satu kesatuan hdd raid :

cat /proc/mdstat

mdadm --assemble --run /dev/md0 /dev/sdc1

mount /dev/md0 /mnt/test

diatas adalah beberapa perintah wajib/dasar yang harus dijalankan untuk mounting hdd raid pada server lain.

sementara cukup dulu, lanjut di part-2 untuk kasus restore db yang ternyata juga bermasalah..