Archive for the ‘ Uncategorized ’ Category

Dicatat disini aja biar tidak lupa caranya :

Defaultnya normal user yang di create pada synology tidak memiliki hak ssh, biarpun pada control panel nya di menu terminal & snmp service ssh nya sudah di enable dan menu file service – rsync sudah juga di enable dan juga menu user – advanced ‘enable user home service sudah dicontreng…karena synology secara default hanya mengijinkan akses ssh pada user group administrators.

Cara mudah mengaktifkan ssh untuk normal user adalah dengan mengubah /etc/passwd pada user ybs dari /sbin/nologin ke /bin/sh, masalahnya ketika synology reboot, maka akan dikembalikan ke default nya /sbin/nologin oleh system.

Untuk mengotomatiskan perubahan hak akses ssh normal user /etc/passwd ke /bin/sh, dilakukan langkah berikut :
1. login admin via ssh ke synology dan sudo su – untuk mendapatkan akses root
2. touch /var/services/homes/admin/script/allow_ssh.sh dan vim
3. masukan skrip dan save berikut :

#!/bin/bash

# Change the Login Shell for User “serverbackup” to /bin/sh
/usr/bin/awk -i inplace -F: ‘BEGIN{OFS=”:”}/^serverbackup\:/{gsub(/.*/,”/bin/sh”,$7)}1’ /etc/passwd

4. login ke control panel synology – schedule task – create triggered task dan pilih auser defined script, atur agar auto boot-up
5. silakan restart synology dan coba login ulang via ssh menggunakan normal user.

terima kasih u/ om arif, sudah dibolehkan testing config di synology server nya… 🙂

(https://andidittrich.de/2016/03/howto-re-enable-scpssh-login-on-synology-dsm-6-0-for-non-admin-users.html
https://superuser.com/questions/1102689/how-to-connect-to-synology-disktation-as-a-normal-user-no-root-without-gui-us)

Sesuai janji saya di tuts Persiapan Implementasi SPSE 4.3 (Upgrade Database ke Postgresql 10) untuk menuliskan tuts upgrade httpd 2.2 ke 2.4 terutama pada OS Centos 6.9 x64.

Persiapan awal, dengan data teknis saat ini sebagai berikut :
a. OS = Centos 6.9 x64
b. Database = Postgresql 10 (sudah diupgrade dari 9.5)
c. Web = Apache 2.2

Langkah-langkah yang dilakukan sebagai berikut :
1. Cek httpd yang running/terinstal saat ini :
[root@localhost ~]# rpm -qa | grep httpd
httpd-2.2.15-69.el6.centos.x86_64
httpd-devel-2.2.15-69.el6.centos.x86_64
httpd-tools-2.2.15-69.el6.centos.x86_64
2. Matikan service httpd 2.2 :
service httpd stop
chkconfig httpd off
3. Backup konfigurasi httpd 2.2 yang saat ini :
cp -a /etc/httpd /etc/httpd.bak
4. Ubah konfigurasi yum.conf agar membersihkan sisa-sisa dependencies yang tidak digunakan
nano /etc/yum.conf, tambahkan baris “clean_requirements_on_remove=1″

Pada proses upgrade ini saya menggunakan repository dari Software Collections (SCL).

5. Hapus httpd 2.2, instal scl repo dan httpd 2.4 :
yum remove httpd
yum install centos-release-scl
yum –disablerepo=”*” –enablerepo=”centos-sclo-rh” list available httpd24\*
yum –enablerepo=centos-sclo-rh -y install httpd24

All configuration files will be located in /opt/rh/httpd24/root/etc/httpd/

6. Aktifkan httpd 2.4, dan cek versi saat ini :
scl enable httpd24 bash
which httpd
httpd -V

7. Salin konfigurasi spse dari httpd 2.2 ke 2.4
nano /opt/rh/httpd24/root/etc/httpd/conf.d/spse.conf
copy – paste baris yang dimulai dari :

— awal baris
Alias /file_latihan /home/file/file_latihan
Alias /file_prod /home/file/file_prod

#SecRule RESPONSE_STATUS “@streq 408” “phase:5,t:none,nolog,pass,setvar:ip.slow_dos_counter=+1,expirevar:ip.slow_dos_counter=60”
#SecRule IP:SLOW_DOS_COUNTER “@gt 25” “phase:1,t:none,log,drop,msg:’Client Connection Dropped due to high # of slow DoS alerts'”
— akhir baris

7. Jalankan service otomatis ketika boot :
chkconfig httpd24-httpd on
service httpd24-httpd start

Selamat Mencoba..DWYOR

(https://stackoverflow.com/questions/9545450/upgrade-apache-2-2-2-4, https://community.rackspace.com/general/f/general-discussion-forum/8013/upgrading-apache-2-2-to-2-4-in-rhel-6-7-and-centos-6-7, https://www.digitalocean.com/community/tutorials/how-to-set-up-and-use-yum-repositories-on-a-centos-6-vps)

Penyesuaian dengan terbitnya Perpres No.16 Tahun 2018, maka diperlukan upgrade SPSE ke versi 4.3 yang minimal requirementnya adalah database menggunakan Postgresql 10, lalu bagaimana agar Postgresql < 10 pada SPSE yang sudah running sebelumnya agar bisa diupgrade ke 10 tanpa harus melakukan instal ulang terhadap OS dan aplikasi yang sudah terpasang?

Kondisi teknis yang berjalan saat ini :
a. OS = Centos 6.9 x64
b. Database = Postgresql 9.5
c. Web = Apache 2.2

Sebelum mengikuti langkah dibawah ini, harap melakukan full backup db untuk antisipasi kesalahan perintah dan mengakibatkan database rusak/hilang.

Pada tuts kali ini saya akan melakukan upgrade postgresql, dengan langkah sebagai berikut :

1. cek paket pgdg yang digunakan system :
[root@localhost ~]# yum update
[root@localhost ~]# rpm -qa | grep pgdg
pgdg-centos95-9.5-4.noarch
2. remove pgdg :
[root@localhost ~]# yum remove pgdg-centos95-9.5-4.noarch
3. check paket postgresql yang terinstal saat ini :
[root@localhost ~]# rpm -qa | grep postgresql
postgresql95-devel-9.5.4-1PGDG.rhel6.x86_64
postgresql95-libs-9.5.4-1PGDG.rhel6.x86_64
postgresql95-contrib-9.5.4-1PGDG.rhel6.x86_64
postgresql95-server-9.5.4-1PGDG.rhel6.x86_64
postgresql95-9.5.4-1PGDG.rhel6.x86_64
4. unduh dan instal pgdg untuk postgresql 10 :
[root@localhost ~]# yum install https://download.postgresql.org/pub/repos/yum/10/redhat/rhel-6-x86_64/pgdg-centos10-10-2.noarch.rpm
5. lanjutkan dengan instalasi postgresql 10 (server, client, libs, devel, contrib) :
[root@localhost ~]# yum install postgresql10-server postgresql10 postgresql10-contrib postgresql95-libs postgresql95-devel
6. inisialisai dan konfigurasi auto start on boot postgresql 10 :
[root@localhost ~]# service postgresql-10 initdb
[root@localhost ~]# chkconfig postgresql-10 on
[root@localhost ~]# service postgresql-10 start

sampai langkah ini, maka ada 2 postgresql yang terinstal pada system, yaitu versi 9.5 dan 10, langkah selanjutnya adalah migrasi konfigurasi, db dan mematikan service postgresql 9.5.

7. cek pg_hba.conf pada postgresql 9.5 :
[root@localhost ~]# nano /var/lib/pgsql/9.5/data/pg_hba.conf
dan sesuaikan baris local dari : “local all all trust” menjadi : “local all all peer”
8. restart service postgresql 9.5 :
[root@localhost ~]# service postgresql-9.5 restart
9. login sebagai postgres :
[root@localhost ~]# su – postgres
[root@localhost ~]# cd ~
10. jalankan perintah check migrasi db :
-bash-4.1$ /usr/pgsql-10/bin/pg_upgrade
–old-bindir=/usr/pgsql-9.5/bin/
–new-bindir=/usr/pgsql-10/bin/
–old-datadir=/var/lib/pgsql/9.5/data/
–new-datadir=/var/lib/pgsql/10/data/
–check

status pengecekan kompatibilitas antar versi postgresql

-bash-4.1$ exit
11. stop service postgresql 9.5 :
[root@localhost ~]# service postgresql-9.5 stop
12. jalankan migrasi db :
[root@localhost ~]# su – postgres
[root@localhost ~]# cd ~
-bash-4.1$ /usr/pgsql-10/bin/pg_upgrade
–old-bindir=/usr/pgsql-9.5/bin/
–new-bindir=/usr/pgsql-10/bin/
–old-datadir=/var/lib/pgsql/9.5/data/
–new-datadir=/var/lib/pgsql/10/data/

tunggu sampai proses migrasi selesai dijalankan

-bash-4.1$ exit
12. jalankan service postgresql 10 :
[root@localhost ~]# service postgresql-10 start
13. jalankan skrip analisa new cluster dan hapus db lama dari postgresql 9.5 :
[root@localhost ~]# su – postgres
-bash-4.1$ ./analyze_new_cluster.sh
-bash-4.1$ ./delete_old_cluster.sh
-bash-4.1$ psql –version
psql (PostgreSQL) 10.5

Sampai sini proses upgrade dan migrasi Postgresql 9.5 ke Postgresql 10 sudah selesai, untuk upgrade httpd/apache 2.2 ke 2.4 akan disajikan pada tuts terpisah.

Selamat mencoba…DWYOR

(https://www.youtube.com/watch?v=e6kOnUIZbDs, https://tecadmin.net/install-postgresql-server-centos/)

Sesuai judulnya, ‘kebodohan’ itu pernah terjadi, yang mau diformat hdd yang mana dan yang terformat hdd yang mana…he he…jangan panik ya..berikut tuts cara merecovery hdd atau fd yang terformat :

1. siapkan hiren bootcd yang dapat diunduh dari http://www.hirensbootcd.org dan atau unduh disini, extrack dan jalan kan HBCDMenu.cmd nya, akan tampil seperti ini :

pilih partition / boot / MBR –> partition wizard home edition.

2. setelah partition wizard home edition muncul, pilih hdd yang akan direcovery dan klik kanan, lalu pilih menu partition recovery :

3. pilih partisi yang akan direcovery :

dan klik finish.

Demikian tuts kali ini, selamat mencoba dan semoga berhasil..DWYOR!

Ketika ada nama domain/subdomain resmi yang akan kita kenalkan ke publik, misalkan : “sippd.antahberantahkab.go.id” sedangkan hosting belum bisa diubah agar sama dengan nama domain/subdomain nya atau hak aksesnya berada diluar kewenangan kita, contohnya hosting di “http://perencanaan-antahberantahkab.net” ini akan sedikit menyulitkan admin domainnya, ada beberapa solusi untuk hal ini diantaranya :

1. menggunakan menu ‘redirects’ dari cpanel, contoh :

ada kekurangan dari teknik ini, yaitu nama domain url tujuan terlihat oleh pengguna (unmask).

2. tambahkan file index.html pada root domain/subdomainnya sippd.antahberantahkab.go.id dengan skrip sebagai berikut :
——-


——-

teknik diatas (frameset) tidak akan menampilkan url tujuannya perencanaan-antahberantahkab.net (masking) dan tetap menampilkan url domain asal sippd.antahberantahkab.go.id pada address bar browser.

Ditulis untuk dijadikan catatan saja, biar tidak sulit mencari nya kembali 🙂

Setting Cronjob di cPanel

Judul diatas baru nyoba, gara-gara belajar ngulik php-monitor dari rekan danang – ponorogo, rencananya sih biar server termonitor dan langsung warning via sms bila ada masalah dengan service atau down.

Ringkasnya, membuat dan mengatur cronjob di cpanel sebagai berikut :
1. login cpanel
2. carilah menu : Advanced – Cronjob atau lanjutan – tugas terjadwal (bila menggunakan bahasa indonesia)
3. tambahkan cronjob baru : Add New Cron Job
4. contoh untuk cronjob php-monitor yang diperbaharui setiap 5 menit :
– pilih common setting ‘once per five minutes’
– tambahkan script berikut dikolom ‘command’ :

/usr/bin/php -q /home/user_cpanel/public_html/cron/status.cron.php >/dev/null 2>&1

sesuai user_cpanel dengan user yang anda gunakan untuk login di cpanel.

selamat mencoba…D.W.Y.O.R !

(https://www.domainesia.com/panduan/cara-setting-cronjob-di-cpanel/, http://www.candra.web.id/menjalankan-script-php-lewat-cron-cpanel/)

Gagal Update Master Ya?

Bila berjalan lancar..spse4 akan menunjukkan hasil update master instansi dkk seperti tampilan dibawah ini :

1 update master sukses

dan tidak selalu berjalan lancar, banyak juga yang mendapatkan pesan gagal update.

sebaiknya mulai dari pemeriksaan konfigurasi dns /etc/resolv.conf, dan lakukan uji ping ke domain inaproc, sirup, sikap.

dan cek webapp/conf/application.conf, pada baris berikut :

sirup.url=https://sirup.lkpp.go.id/sirup
sikap.url=https://sikap.lkpp.go.id
spse3.url=http://domainlpse/eproc
dce.url=http://report-lpse.lkpp.go.id/dce

(setelah perubahan setting app conf, restart spse4 nya)

bila tindakan diatas sudah dilakukan dan masih juga gagal update…hubungi lkpp…wkwkkw

lanjut deh…kalo cara diatas belum mengatasi masalah update master, dicek ke log kira2 menghasilkan kalimat seperti ini :

org.sql2o.Sql2oException: Error in executeUpdate, ERROR: update or delete on table “kabupaten” violates foreign key constraint “fk_rekanan_kabupaten” on table “rekanan”
Detail: Key (kbp_id)=(268933) is still referenced from table “rekanan”.

kalo sudah begini..perlu treatment serius deh…hi hi,

pasang phppgadmin, tata cara install nya bisa merujuk ke https://www.liquidweb.com/kb/how-to-install-and-configure-phpmyadmin-on-centos-6/ atau ke https://tecadmin.net/how-to-install-phpmyadmin-on-centos-using-yum/

akses phppgadmin dan mulailah menelusuri tabel ‘rekanan’, error diatas menunjuk rekanan yg menggunakan kbp_id = 268933 :

3 rekanan

(contoh tabel rekanan)

dan cek ke tabel kabupaten yang ber kbp_id = 268933 :

2 kabupaten

(contoh tabel kabupaten)

adanya rekanan yg menggunakan kbp_id dengan kbp_nama = SPSE VARIANT akan menyebabkan update master gagal.

diperbaiki dengan mengubah kbp_id rekanan ybs ke kbp_id = NULL atau diperbaiki sesuai alamat rekanan ybs.

selamat mencoba, jangan lupa backup sebelum mulai bekerja…#upayaadajalanpulang

catatan : kalo males pasang phppgadmin, bisa menggunakan CLI nya aja dari console linux 🙂

For those struggling with the ability to change the country code of a remote antenna. The following works for me on NanoStation M5s, Rocket M5s, and PowerBridge M5s.

1. Ensure that I can log into the web gui, and go to the wireless tab.
2. Open my putty program (download at putty.org)
3. SSH into the IP of the antenna and log in using the same credintials as the web gui.
4. Type the following: vi /tmp/system.cfg and hit enter.
5. Hit the i key so you will be able to edit the file.
6. Edit the following XXX using the Country Code from the provided link below.
6a. radio.countrycode=XXX
6b radio.1.countrycode=XXX
7. Hit the following ESC key, : key, wq keys, then enter
7a. This saves the file.
8. Go back to your web gui, and hit the wireless tab or refresh the page.
9. You can now change it to whatever country you like.

Note: If it is a US model, then you will still only get the US/Canada/Puerto Rico options.

Country Code List: https://wikiinfotechno.wordpress.com/2015/08/06/list-of-country-code-ubiquiti/

https://community.ubnt.com/t5/Wireless-Networking/How-do-I-change-these-radios-back-to-my-country-code/td-p/1264758

Import SIMDA csv di SIRUP v2.0

Secara singkat, langkah-langkah mengimport file csv DPA yang dihasilkan dari simda seperti pada postingan sebelum ini : http://kloxo.web.id/?p=155 adalah sebagai berikut :

 

1. pilih tahun anggaran

01-pilih-ta

2. pilih mode upload – SIKD

02-sikd

3. pastikan TA sesuai, browse nama file csv, lalu klik SIMPAN

03-pilih-file-simpan

4. tunggu proses upload sampai selesai 100%

04-proses-import

5. refresh browser anda dan silakan cek hasil import file csv nya

05-hasil-import

 

demikian cara proses file csv pada sirup v2, selamat mencoba!

Menginstall ulang Windows Server Multipoint 2012 di server Relion, ehh..ternyata banyak device yang tidak dikenali, menjalankan driverpacks, tidak membantu, mencari manual pakai hardware id juga gak nongol, ini solusi nya.

Sebagai Administrator jalankan CMD lalu berikan perintah berikut :

wmic baseboard get product,Manufacturer,version,serialnumber

dan tadaaaaa!…. merk dan seri motherboard pun nongol… langsung meluncur ke website pembuat motherboard untuk mengunduh driver2 yang diperlukan.

(http://www.howtogeek.com/208420/how-to-check-your-motherboard-model-number-on-your-windows-pc/)